BLOGGER TEMPLATES - TWITTER BACKGROUNDS

Sabtu, 30 Juni 2012

waktu untukmu, sahabatku


Berikanlah makna di dalam kehidupan kita bukan hanya untuk diri kita sendiri melainkan juga untuk membahagiakan sesama kita di manapun kita berada. Mencoba memberikan waktu kita dengan perasaan kasih. Meskipun itu susah namun perlu dicoba dan nantinya akan membuahkan nilai.
Untuk mengetahui nilainya waktu satu tahun tanyakanlah kepada mashasiswa yang tidak lulus ujian. Untuk mengetahui nilainya waktu satu bulan tanyakanlah pada ibu yang melahirkan bayi secara premature. Untuk mengetahui nilainya waktu satu minggu tanyalah pada redaksi atau editor dari majalah mingguan. Untuk mengetahui nilainya waktu satu jam tanyakanlah kepada seorang kekasih yang sedang menunggu kedatangan pacarnya. Untuk mengetahui nilai waktu satu menit tanyakanlah kepada orang yang terlambat naik kereta api. Untuk mengetahui nilai satu detik tanyakanlah kepada seorang yang baru saja mengalami musibah karena kelalaian dalam sedetik saja.
Mungkin ni dia kata-kata yang sangat pas. Yesterday is history, tommorow is mistery, today is a gift. That’s why it’s called the present!
Seorang sahabat sama seperti satu permata yang tak ternilai harganya. Seorang kawan bisa membuat kita ceria, membuat kita terhibur. Mereka meminjamkan telinganya kepada kita pada saat kita membutuhkannya. Mereka bersedia membuka hati maupun perasaannya untuk berbagi suka maupun duka dengan kita pada saat kita membutuhkannya.
Peliharalah persahabatan, sebab satu sahabat nilainya jauh lebih banyak daripada 10.000 musuh. Maka dari itu janganlah membuang waktu yang kita miliki dan janganlah menyia-nyiakan waktu yang sedemikian berharganya.
Bagikanlah sebagian dari waktu yang kita miliki untuk seorang sahabat atau kawan. Pasti waktu yang kita berikan tersebut akan berbalik kembali seperti satu lingkaran walaupun terkadang kita tidak tahu dari mana dan dari siapa datangnya.

kisah belalang




Seekor belalang telah lama terkurung dalam sebuah kotak. Suatu hari ia berhasil keluar dari kotak yang mengurungnya tersebut. Dengan gembira ia melompat-lompat menikmati kebesarannya.
          Di perjalanan dia bertemu dengan seekor belalang lain. Namun dia keheranan mengapa belalang itu bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh darinya.
          Dengan penasaran ia menghampiri belalang itu dan bertanya “Mengapa kau bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh padahal kita tidak jauh berbeda dari usia ataupun bentuk tubuh?”
          Belalang itu pun menjawabnya dengan pertanyaan “Dimanakah kau selama ini tinggal? Karena semua belalang yang hidup di alam bebas pasti bisa melakukan seperti yang aku lakukan.”
          Saat itu belalang baru tersadar bahwa selama ini kotak itulah yang membuat lompatannya tidak sejauh dan setinggi belalang lain yang hidupnya di alam bebas.
          Dengan adanya cerita belalang tesebut, kita diajak untuk berefleksi atau merenung. Kadang-kadang kita sebagai manusia, tanpa sadar, pernah juga mengalami hal yang sama dengan belalang. Lingkungan yang buruk, hinaan, trauma masa lalu, kegagalan yang beruntun, perkataan teman atau keluarga, seolah membuat kita terkurung dalam kotak semu yang membatasi semua kelebihan kita. Kita lebih sering mempercayai mentah-mentah apapun yang mereka voniskan kepada kita tanpa pernah berfikir benarkah kita separah itu? Bahkan lebih buruk lagi, kita lebih mempercayai mereka daripada mempercayai diri sendiri. Tidakkah kita pernah mempertanyakan kepada nurani bahwa kita bisa “melompat lebih tinggi dan lebih jauh” kalau kita mau menyingkirkan “kotak” itu? Tidakkah kita ingin membebaskan diri agar kita bisa mencapai sesuatu yang selama ini kita anggap diluar batas kemampuan kita? Beruntung sebagai manusia kita sebagai manusia kita dibekali Tuhan kemampuan untuk berjuang, tidak hanya menyerah begitu saja pada apa yang kita alami. Karena itu, kita harus terus berusaha mencapai apapun yang kita ingin capai. Sakit memang, lelah memang, tapi bila kita sudah sampai dipuncak, semua pengorbanan itu pasti akan terbayar.
          Kehidupan kita akan lebih baik kalau hidup dengan cara hidup pilihan kita. Bukan cara hidup sperti yang mereka pilihkan untuk kita.

kesempatan


Sebutlah nama Firaun, raja Mesir: tukang ribut yang membiarkan kesempatan berlalu!
-yeremia 46;17-

Petualang Marcopolo sampai ke Asia membuahkan hasil yang luar biasa. Injil yang diberitakannya diresponi dengan bagus oleh pemimpin Mongol, Kublai Khan. Tahun 1269, Kublai Khan mengirim permintaan dari Peking ke Roma, “Mohon datangkan seratus orang bijak dari agama Kristen, supaya saya di baptis. Bila saya dibaptis,semua bangsawan dan orang perkasa saya di baptis, dan bawahan mereka juga dibaptis, supaya ada lebih banyak orang Kristen di sini daripada di tempat anda.”

Paus Gregory X menanggapi permintaan Khan tersebut hanya dengan mengirim dua misionaris saja. Yang menyedihkan, ketika dua orang ini sampai di Armenia, mereka tidak tahan untuk melanjutkan perjalanan lebih jauh lagi dan kembali pulang. Lenyaplah kesempatan tebesar untuk menghadirkan Kristus bagi Mongol dan juga Cina (Waktu itu Mongol sedang menguasai Cina). Tuhan sudah menciptakan kesempatan luar biasa namun disia-siakan begitu saja. Kesempatan tidak datang dua kali. Hingga hari ini kita tahu bahwa kekristenan tidak begitu populer di negara terbesar di Asia itu

Sobat... sering bangetkan dengar orang bilang “kesempatan kadang ngga datang dua kali.” Kadang kesempatan yang   ada di depan mata kita lewatkan begitu aja. Mungkin alasan terbesarnya adalah kita tidak menyadari kesempatan tesebut. Kalo Tuhan memberkati kita secara materi dengan berlimpah. Pasti Tuhan punya maksud dan tujuan dalam hidup kita. Demikkian juga dengan banyaknya talenta yang kita miliki. Atau dalam hidup sobat sering banget menemui orang-orang yang memiliki masalah. Percayalah bahwa di dalam Tuhan ngga ada yang kebetulan dan semuanya terjadi  hanya karena asal-asalan. Tuhan pengen kita memakai apa yang kita punya  mulai dari waktu, tenaga, ide, materi, talenta,untuk bisa melakuakn sesuatu bagi mereka yang membutuhkan. Itu adalah sebuah kesempatan yang harus kita gunakan dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai kita mengabaikannya dan membiarkan kesempatan itu berlalu begitu sja. Satu pertanyan yang kita renungkan hari ini  yaitu maukah kita melihat setiap apa yang kita miliki sebagai berkat untuk kita dan sesama atau hanya sebagai sebuah anugerah yang tidak perlu dibagi-bagi ke orang lain

Jumat, 29 Juni 2012

kisah seorang anak kecil

terlunglai lemas dibalik tirai jendela kamar, 
merintih menangisi di antara derasnya hujan
mengeluh akan sebuah ketidaksempurnaan

bola mata mencari-cari sbuah pmandangan yang menyebalkan
menyiksa batin dan menggores hati
yang entah kapan akan selesai dan tak akan merasakannya lagi

suara petir mngelegar 
angan-angan pun mulai terbang jauh bersamaan suara-suara kacau
menembus dimensi alam lain

muncullah seorang gadis cantik jelita
penuh dengan pancaran sinar keanggunan
terlihat bahagia akan kesempurnaan hidupnya

bayangannya trus menghantui stiap angan
terlintas pikiran menyalahkan akan smua hal yang terjadi
myalahkan akn smua ketidaksempurnaan

gadis itu trus berkejaran di otak
'aku' hanya berlari ke cermin
melihat diriku yang tak kan mungkin sama dengan nya
'aku' hanya seorang gadis yang bukan siapa-siapa n bukan apa-apa
'aku' hanyalah aku
seorang gadis yang penuh dengan ketidaksempurnaan

fuuuuuuhh.....
ku branikan bertanya pada cermin, yang tahu siapa 'aku'
"Cermin, jika aku sebagai temanmu? apakah kamu mau menerimaku apa adanya?"
cermin itu tak mau menjawab pertanyaan itu
ku bertanya lagi, "Jika kamu sahabatku, apa mau menerimaku apa adanya?"
tak ada jawaban juga
"Cermin, pertanyan terakhir, jika kamu mendapatkan cewek seperti aku, apa kamu sanggup mnerima apa adnya?"

kutunggu dia membuka suara, menjawab pertanyaanku
huhhh, sama sekali tak ada jawaban

satu jam sudah kupandangi cermin itu,
suara hati ini mulailah berkata, "Kamu bodoh sekali menanyakan smua itu, apakah kamu yang tidak mau menerima dirimu sndiri??? bodohnya kamu myalahkan oranglain yang hanya mlihat smuanya dari fisik!!!"

deg, jantung seakan bhenti..
Tuhan, maafkan 'aku', yang sering tidak mnerima smua ini
mnyalahkan smua yang ad pada ku
mginginkan apa yang ada didiri orang lain

kini kusadar, bahwa aku lebih sempurna dibandingkan dengan mereka yang tak cacat sedikitpun
kusadar ku memang sempurna, karena ku mampu mensyukuri apa yang terjadi padaku..
kusadar, ku jauh lebih beruntung dari mereka yang tidak mempunyai tangan dan kaki,
ku sadar ketidaksempurnaanku sekarang bisa membuatku sempurna,
dari sinilah ku tahu siapa orang yang tulus dan tidak
dari sinilah kutahu orang yang melihat dari fisikly atau dari dalam...

thanks God for everything that has been given to me

sahabat



Sahabat bukanlah MATEMATIKA yang dapat di hitung nilainya...
Bukan Ekonomi yang merupakan MATERI...
Bukan juga PPKN yang di tuntut oleh ilmu...
Tapi sahabat adalah SEJARAH yang dapat di kenang sepanjang masa


Persegi punya 4 titik,,,
Segitiga punya 3 titik,,,
Garis punya titik awal dan titik akhir,,,
Tapi persahabatan kita seperti Lingkaran yang tidak mempunyai titik awal dan akhir...!!!


Aq mungkin bukan teman yang "sempurna" yang kamu cari...
Bukan juga yang "terbaik" di antara semua'a...
Tapi, satu yang pasti...
aku salah satu teman yang akan selalu "Mengingatmu"...


Milikilah sebuah "hati" yang takkan pernah membenci...
Sebuah "senyuman" yang takkan pernah pudar...
Sebuah "sentuhan" yang takkan pernah menyakiti,,,
Sebuah "cinta" yang takkan pernah pindah ke lain hati...
Dan sebuah "Persahabatan" yang takkan pernah saling mengkhianati....


Sendiri bukan berarti sepi...
Bersama belum tentu bahagia,,,
Cinta belum tentu indah...
Menangis belum tentu juga sedih...
Berpisah jangan di sesali,,,
Tapi, berpisah dengan "sahabat" itulah yang pantas di sesali....!!!!


Mungkin aku bukan siapa-siapa di matamu,,
Semua temanmu lebih baik dari ku..
Aku cuma sepenggal iklan dalam hidupmu...
Tapi, ingat 1 hal ...??
Aku akan tetap disini untuk mu...???

^thx bgt kalian dah mau jadi sahabat2 q^

doa tulang rusuk


TUHANku, Aku berdoa untuk seorang Pria, yang akan menjadi bagian dari hidupku. Seorang yang sungguh mencintai-Mu lebih dari segala sesuatu. Seorang Pria yang akan meletakkanku pada posisi kedua di Hatinya setelah ENGKAU. Seorang Pria yang hidup bukan untuk dirinya sendiri, tetapi untuk-Mu.

Wajah ganteng dan daya tarik fisik tidaklah penting. Yang paling penting adalah sebuah Hati yang sungguh mencintai dan haus akan ENGKAU dan memiliki keinginan untuk menjadi seperti ENGKAU. Dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup, sehingga hidupnya tidaklah sia-sia. Seseorang yang memiliki Hati yang bijak bukan hanya otak yang cerdas.

Seorang Pria yang tidak hanya mencintaiku tetapi juga menghormati aku. Seorang Pria yang tidak hanya memujaku, tetapi dapat juga menasehati ketika aku berbuat salah. Seorang yang mencintaiku bukan karena kecantikanku, tetapi karena Hatiku. Seorang Pria yang dapat menjadi Sahabat terbaikku dalam tiap waktu dan situasi. Seseorang yang dapat membuatku merasa sebagai seorang Wanita ketika berada disebelahnya.

Aku tidak meminta seorang yang Sempurna, Namun aku meminta seorang yang tidak Sempurna, Sehingga aku dapat membuatnya Sempurna dimata-Mu.

Seorang Pria yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya. Seorang Pria yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya. Seseorang yang membutuhkan senyumanku untuk mengatasi kesedihannya. Seseorang yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya menjadi Sempurna.

Dan aku juga meminta : Buatlah aku menjadi seorang Perempuan yang dapat membuat Pria itu Bangga. Berikan aku sebuah Hati yang sungguh mencintai-Mu, sehingga aku dapat mencintainya dengan Cinta-Mu, bukan mencintainya dengan sekedar cintaku. Berikanlah Roh-Mu yang Lembut sehingga kecantikanku datang dari-Mu, bukan dari luar diriku. Berilah aku tangan-Mu sehingga aku selalu mampu berdoa untuknya. Berikanlah aku mata-Mu sehingga aku dapat melihat banyak hal Baik dalam dirinya dan bukan hal buruk saja. Berikan aku mulut-Mu yang penuh dengan kata-kata kebijaksanaan-Mu dan pemberi Semangat, sehingga aku dapat mendukungnya setiap hari. Berikanlah aku bibir-Mu dan aku akan tersenyum padanya setiap pagi.

Dan bilamana akhirnya kami akan bertemu, aku berharap kami berdua dapat mengatakan "Betapa besarnya TUHAN itu karena ENGKAU telah memberikan kepadaku Seseorang yang dapat membuat Hidupku menjadi Sempurna". Aku mengetahui bahwa ENGKAU menginginkan kami bertemu pada Waktu yang Tepat dan ENGKAU akan membuat segala sesuatunya Indah pada Waktu yang KAU tentukan.

Amen 

Sumber: DOA JALA KASIH

Senin, 11 Juni 2012

not i love u if...


Pernahkah kamu mendengar pasanganmu mengatakan “aku mencintaimu apa adanya kamu?” Yang jelas kata-kata itu pernah kita dengar bahkan sering terngiang di telinga.

            Aku mencintaimu apa adanya kamu... Kata-kata yang mudah untuk diucapkan, tapi sulit untuk dilakukan. Kata mencintai apa adanya berarti mau menerima pasangan kita ya seperti saat ini. Bahkan mau menerima dia tanpa ada embel-embel khusus. Mau menerima seperti ketika pasangan kita belum jadian ama kita.

            Sah-sah aja seseorang menuntut pasangannya untuk ini atau itu. Tapi yang nggak sah kalau tuntutanmu itu bisa menyakiti hatinya atau membuatnya menjadi orang lain bukan dirinya sendiri.

            Sebenarnya apa sih yang kita cari dalam pacaran? Kecantikan fisik atau kecantikan hati? Kalau dikasih pilihan seperti itu, setiap orang juga akan milih dua-duanya, ya cantik fisik ataupun cantik hati.

            Taukah bahwa kecantikan fisik itu semu. Mungkin saat ini pasangan kita cantik atau ganteng seperti bintang film idola kita, berambut panjang, lurus, muka mulus atau yang lainya. Tapi suatu saat semua itu bisa berubah, mungkin karena waktu atau karna sesuatu hal yang nggak kita harapkan.

            Ketika kita menuntut pasangan kita seperti apa yang kita inginkan, mungkin saja dia mau untuk menuruti keinginan kita. Tapi taukah, mungkin saja dalam hatinya, dia menangis dan mengatakan “Katanya cinta aku apa adanya tapi kok gini.”

            Mencintai yang seperti inilah (cinta bukan apa adanya) sering disebut-sebut dengan cinta bersyarat. Layaknya sebuh ungkapan “i love u if......” atau bahasa indonesianya “aku cinta kamu asal.....”

            Jika kita mencintai dengan cara dan sikap seperti ini, bisa saja kita mungkin tidak akan mendapat cinta yang sejati. Ya cinta yang asal-asalan gitu dan nggak akan bertahan lama. Karena ketika kita mendapatkan seseorang yang kita cintai atau mencintai kita dan kita mencintainya dengan cara seperti ini, jelaslah kita akan merasa hati kita hanya setengah untuk pasangan. Akhirnya.......... kita akan mencari seseorang yang lebih dari pasangan kita saat ini. Begitu terus yang akan terjadi jika kita masih menganggap “i love u if.....” adalah hal yang penting di otak kita.

            Jadi... Belajarlah untuk mencintai pasangan kita seperti apa sekarang bukan seperti apa yang ada di benak kita. Meski itu memang susah dan mungkin bisa dibilang mustahil, tapi kalau kita lakukan semua itu dengan hati, yakinlah kita bisa melakukannya..