BLOGGER TEMPLATES - TWITTER BACKGROUNDS

Senin, 11 Juni 2012

not i love u if...


Pernahkah kamu mendengar pasanganmu mengatakan “aku mencintaimu apa adanya kamu?” Yang jelas kata-kata itu pernah kita dengar bahkan sering terngiang di telinga.

            Aku mencintaimu apa adanya kamu... Kata-kata yang mudah untuk diucapkan, tapi sulit untuk dilakukan. Kata mencintai apa adanya berarti mau menerima pasangan kita ya seperti saat ini. Bahkan mau menerima dia tanpa ada embel-embel khusus. Mau menerima seperti ketika pasangan kita belum jadian ama kita.

            Sah-sah aja seseorang menuntut pasangannya untuk ini atau itu. Tapi yang nggak sah kalau tuntutanmu itu bisa menyakiti hatinya atau membuatnya menjadi orang lain bukan dirinya sendiri.

            Sebenarnya apa sih yang kita cari dalam pacaran? Kecantikan fisik atau kecantikan hati? Kalau dikasih pilihan seperti itu, setiap orang juga akan milih dua-duanya, ya cantik fisik ataupun cantik hati.

            Taukah bahwa kecantikan fisik itu semu. Mungkin saat ini pasangan kita cantik atau ganteng seperti bintang film idola kita, berambut panjang, lurus, muka mulus atau yang lainya. Tapi suatu saat semua itu bisa berubah, mungkin karena waktu atau karna sesuatu hal yang nggak kita harapkan.

            Ketika kita menuntut pasangan kita seperti apa yang kita inginkan, mungkin saja dia mau untuk menuruti keinginan kita. Tapi taukah, mungkin saja dalam hatinya, dia menangis dan mengatakan “Katanya cinta aku apa adanya tapi kok gini.”

            Mencintai yang seperti inilah (cinta bukan apa adanya) sering disebut-sebut dengan cinta bersyarat. Layaknya sebuh ungkapan “i love u if......” atau bahasa indonesianya “aku cinta kamu asal.....”

            Jika kita mencintai dengan cara dan sikap seperti ini, bisa saja kita mungkin tidak akan mendapat cinta yang sejati. Ya cinta yang asal-asalan gitu dan nggak akan bertahan lama. Karena ketika kita mendapatkan seseorang yang kita cintai atau mencintai kita dan kita mencintainya dengan cara seperti ini, jelaslah kita akan merasa hati kita hanya setengah untuk pasangan. Akhirnya.......... kita akan mencari seseorang yang lebih dari pasangan kita saat ini. Begitu terus yang akan terjadi jika kita masih menganggap “i love u if.....” adalah hal yang penting di otak kita.

            Jadi... Belajarlah untuk mencintai pasangan kita seperti apa sekarang bukan seperti apa yang ada di benak kita. Meski itu memang susah dan mungkin bisa dibilang mustahil, tapi kalau kita lakukan semua itu dengan hati, yakinlah kita bisa melakukannya..

0 komentar: