BLOGGER TEMPLATES - TWITTER BACKGROUNDS

Sabtu, 30 Juni 2012

kisah belalang




Seekor belalang telah lama terkurung dalam sebuah kotak. Suatu hari ia berhasil keluar dari kotak yang mengurungnya tersebut. Dengan gembira ia melompat-lompat menikmati kebesarannya.
          Di perjalanan dia bertemu dengan seekor belalang lain. Namun dia keheranan mengapa belalang itu bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh darinya.
          Dengan penasaran ia menghampiri belalang itu dan bertanya “Mengapa kau bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh padahal kita tidak jauh berbeda dari usia ataupun bentuk tubuh?”
          Belalang itu pun menjawabnya dengan pertanyaan “Dimanakah kau selama ini tinggal? Karena semua belalang yang hidup di alam bebas pasti bisa melakukan seperti yang aku lakukan.”
          Saat itu belalang baru tersadar bahwa selama ini kotak itulah yang membuat lompatannya tidak sejauh dan setinggi belalang lain yang hidupnya di alam bebas.
          Dengan adanya cerita belalang tesebut, kita diajak untuk berefleksi atau merenung. Kadang-kadang kita sebagai manusia, tanpa sadar, pernah juga mengalami hal yang sama dengan belalang. Lingkungan yang buruk, hinaan, trauma masa lalu, kegagalan yang beruntun, perkataan teman atau keluarga, seolah membuat kita terkurung dalam kotak semu yang membatasi semua kelebihan kita. Kita lebih sering mempercayai mentah-mentah apapun yang mereka voniskan kepada kita tanpa pernah berfikir benarkah kita separah itu? Bahkan lebih buruk lagi, kita lebih mempercayai mereka daripada mempercayai diri sendiri. Tidakkah kita pernah mempertanyakan kepada nurani bahwa kita bisa “melompat lebih tinggi dan lebih jauh” kalau kita mau menyingkirkan “kotak” itu? Tidakkah kita ingin membebaskan diri agar kita bisa mencapai sesuatu yang selama ini kita anggap diluar batas kemampuan kita? Beruntung sebagai manusia kita sebagai manusia kita dibekali Tuhan kemampuan untuk berjuang, tidak hanya menyerah begitu saja pada apa yang kita alami. Karena itu, kita harus terus berusaha mencapai apapun yang kita ingin capai. Sakit memang, lelah memang, tapi bila kita sudah sampai dipuncak, semua pengorbanan itu pasti akan terbayar.
          Kehidupan kita akan lebih baik kalau hidup dengan cara hidup pilihan kita. Bukan cara hidup sperti yang mereka pilihkan untuk kita.

0 komentar: