BLOGGER TEMPLATES - TWITTER BACKGROUNDS

Sabtu, 30 Juni 2012

kesempatan


Sebutlah nama Firaun, raja Mesir: tukang ribut yang membiarkan kesempatan berlalu!
-yeremia 46;17-

Petualang Marcopolo sampai ke Asia membuahkan hasil yang luar biasa. Injil yang diberitakannya diresponi dengan bagus oleh pemimpin Mongol, Kublai Khan. Tahun 1269, Kublai Khan mengirim permintaan dari Peking ke Roma, “Mohon datangkan seratus orang bijak dari agama Kristen, supaya saya di baptis. Bila saya dibaptis,semua bangsawan dan orang perkasa saya di baptis, dan bawahan mereka juga dibaptis, supaya ada lebih banyak orang Kristen di sini daripada di tempat anda.”

Paus Gregory X menanggapi permintaan Khan tersebut hanya dengan mengirim dua misionaris saja. Yang menyedihkan, ketika dua orang ini sampai di Armenia, mereka tidak tahan untuk melanjutkan perjalanan lebih jauh lagi dan kembali pulang. Lenyaplah kesempatan tebesar untuk menghadirkan Kristus bagi Mongol dan juga Cina (Waktu itu Mongol sedang menguasai Cina). Tuhan sudah menciptakan kesempatan luar biasa namun disia-siakan begitu saja. Kesempatan tidak datang dua kali. Hingga hari ini kita tahu bahwa kekristenan tidak begitu populer di negara terbesar di Asia itu

Sobat... sering bangetkan dengar orang bilang “kesempatan kadang ngga datang dua kali.” Kadang kesempatan yang   ada di depan mata kita lewatkan begitu aja. Mungkin alasan terbesarnya adalah kita tidak menyadari kesempatan tesebut. Kalo Tuhan memberkati kita secara materi dengan berlimpah. Pasti Tuhan punya maksud dan tujuan dalam hidup kita. Demikkian juga dengan banyaknya talenta yang kita miliki. Atau dalam hidup sobat sering banget menemui orang-orang yang memiliki masalah. Percayalah bahwa di dalam Tuhan ngga ada yang kebetulan dan semuanya terjadi  hanya karena asal-asalan. Tuhan pengen kita memakai apa yang kita punya  mulai dari waktu, tenaga, ide, materi, talenta,untuk bisa melakuakn sesuatu bagi mereka yang membutuhkan. Itu adalah sebuah kesempatan yang harus kita gunakan dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai kita mengabaikannya dan membiarkan kesempatan itu berlalu begitu sja. Satu pertanyan yang kita renungkan hari ini  yaitu maukah kita melihat setiap apa yang kita miliki sebagai berkat untuk kita dan sesama atau hanya sebagai sebuah anugerah yang tidak perlu dibagi-bagi ke orang lain

0 komentar: